Kamis, 22 April 2010

Berapa Malikat yang Anda Temui Hari ini

Ya berapa malaikat yang sudah kau temui hari ini?
Atau hari kemarin?
Di dalam perjalananmu menuju ke kampus?
Atau dalam perjalananmu menuju ke rumah kembali?
Berapa?

Bahkan itu di rumahmu sendiri.
Berapa malaikat yang kau temui?

Tidak ada?
Tidak mungkin! Siapa bilang?

Mari kita ingat-ingat lagi...

Mungkin dia yang membuatmu marah-marah karena
membuatmu terbangun di tengah malam buta. Membuatmu
terjaga dengan tangisan. Dan kau hanya berkata dengan
bersungut-sungut, "Janc***k anak sopo seh? Rese amat
malem-malem nangis. Berisik!"

Padahal mungkin ia membangunkanmu untuk sesuatu hal
bermanfaat yang bisa kau lakukan di tengah malam itu.

Mungkin dia yang membuatmu sewot, ketika kau
bertabrakan badan di jalan sehingga membuatmu
terjatuh. Dan kau menjadi sedikit sakit dan malu. Dan
kau membentaknya dengan ucapan, "Pake mata dong kalo
jalan!"
Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berlatih bersabar
dan malahan justru jika ia tidak menabrakmu kau akan
sedetik lebih cepat dan mungkin ceritanya akan
berbeda. Tertabrak mobil barangkali.

Mungkin dia yang membuatmu berpikir buruk, sebab
setiap hari ia selalu menengadahkan tangan padamu
dengan pakaian compang-camping dan baju dekilnya.
Sehingga membuat ini terbersit di pikiranmu, "Males
amat sih ini orang. Badan masih seger gitu loh?"
Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berpikir positif
dan lebih bermurah rejeki, setidaknya bermurah senyum.

Ya. Cobalah ingat-ingat lagi. Berapa kali dalam sehari
kau membentak, menghardik, membenci, berprasangka,
mencibir, memaki orang lain?

Berapa kali?

Sebab mungkin sebanyak itu pulalah kau berlaku tidak
sepantasnya pada malaikat.

Senyumlah setiap hari pada siapapun yang kau jumpai.
Berpikirlah positif pada setiap orang yang kau temui.
Perlakukanlah orang lain dengan cara yang sama seperti
kau mengharapkan orang lain memperlakukanmu. Tuhan
selalu "bekerja" dengan cara yang misterius.
Maka, selalu lah peka dalam menyikapi semua ini^_^

Komentar Unik dari Guru-Guru SMP Tentang Suatu Tragedi

Saat jam pelajaran olah raga semua murid sedang latihan praktek olahraga basket di lapangan sekolah. ketika itu seorang siswa berdiri sedang siap siap melempar three point dan bola dilempar dari area three point sambil bergaya lompatan michael jordan

dan ahhh.. lemparan bola si murid yg kebanyakan gaya tersebut meleset dan mengenai kaca jendela ruang piket, tempat para guru mangkal .hahahaa

prank…!!! jendela kaca pecah berantakan semua guru dan temen sekelas terhenyak kaget mendengar kaca pecah semua terdiam, sepi karena kejadian ini diluar dugaan. beberapa menit kemudian suasana mulai tenang dan mulai keluar komentar dari para guru di ruang piket



. Guru Fisika : ” itu gerak lurus beraturan, kecepatan bola mencapai 50 km/jam”

. Guru Matematika : ” Tinggi badan anak dan titik anak itu berada sampai ke jendela bisa diketahui dengan menggunakan phytagoras ”

. Guru Sejarah :” ini merupakan sejarah yang tidak terlupakan di sekolah ini, dan akan dikenang di masa yang akan datang"

. Guru Spiritual : "ada mahluk halusnya di bola itu, entah jin atau apalah . kepala sekolah kudu sembelih ayam itam "

. Guru Bahasa ( : “ karena ada bola yang dipukul dan mengenai jendela, maka jendela itu pecah ”

. Guru Olahraga : “ memecahkan jendela sama aja lari marathon 1km, itu terbukti dari banyaknya keringat yg keluar dari siswa yg memukul bola ”

. Guru BP : “ mungkin siswa tersebut sedang ada masalah yg dihadapi, jadi dia melampiaskan dengan memecah jendela. anak2 seperti ini harus dibimbing ”

. Guru akuntansi : " mari kita masukkan biaya perbaikan kaca ke dalam neraca, ingat anak2 neraca tersebut harus seimbang antara debet dan kredit "

. Guru seni : ” Pecahkan saja Kacanya biar Ramai, Biar mengaduh sampai gaduh “

. Guru PPKN : " anak yang memecahkan kaca wajib bertanggung jawab agar sesuai nilai2 pancasila. "

. Guru agama : "jujur dan mengakulah, Tuhan sayang sama orang jujur. kalo nggak.. terlaaaluu "

. Guru biologi : Kekuatan otot bisep dan trisep yang sangat kuat sehingga tidak terkontrol. Oleh karena itu perlu adanya sedikit latihan pada bisep, trisep, dan kalau perlu abdomen juga boleh.

. Guru bahasa inggris : WHO BROKE THE WINDOW THERE? he make HOME RUN ! yeah !!!

. Guru komputer : windows memang sangat rentan. ckckck

. Guru geografi : ini fenomena alam yang menarik, dan belum pernah terjadi

. Guru honorer : (sambil berdoa) mudah mudahanan honor saya kagak dipotong lagi buat beli kaca baru seperti kemaren kemaren.

. Guru ilmu politik : anak-anak jaman sekarang udah pandai menyalurkan aspirasinya ya (aspirasi ditolak, kekerasan bertindak)

Senin, 15 Februari 2010

Renungan:Antara "Takdir Tuhan" dan "Usaha Manusia"

Ada sebuah cerita yang pernah saya baca disebuah buku (entah namanya apa hehehe). Ceritanya itu berisi sebuah renungan mengenai hubungan “Takdir Tuhan” dengan “Usaha Manusia”.

Kurang lebih ceritanya kayak gini. Alkisah(cie….kayak jadi lampau banget hehehe) Tuhan Telah memberi takdir kepada dua orang manusia sebelum mereka dilahirkan. Takdirnya itu adalah keduanya akan menjadi seorang dokter. Tidak bisa diubah pokoknya mereka akan menjadi dokter. Seiring berjalannya wakyu, akhirnya kedua manusia itu dilahirkan. Sama seperti manusia lainnya, mereka pun menjalani kehidupannya sampai tibalah masa mudanya.

Budi (manusia satu) mengisi dan menjalani kehidupannya dengan sebenar-benarnya. Shalat lima waktu tidak pernah dia tinggalkan. Dia tidak pintar-pintar amat, tapi kalau masalah ketekunan luar biasa giatnya. Kalau masalah rengking, tidak pernah dia berada di zona degradasi. Malahan dia sering ada di kelasmen atas. Kadang di puncak kelasmen, kadang di posisike dua, kadang juga di posisike tiga. (Lho kok kayak liga sepak bola).

Joko (manusia dua), biasa dipanggil Ko. Masa mudanya itu sangat timbal balik dengan Budi. Agamanya tidak jelas. Ngakunya sih Islam, tapi shalatnya lebih banyak yang bolong dari pada yang dikerjakan. Begitu pula dalam hal pelajaran. Sebenarnya sama seperti Budi, dia juga tidak pintar-pintar amat. Tapi yang beda itu Budinya rajin, sedangkan dia malas (banget). Sehingga yang awalnya tidak pintar-pintar amat berubah menjadi amat tidak pintar-pintar.

Akhirnya keduanya tiba pada masa “penganugrahan” takdir Tuhan itu. Ya..memang benar takdir tuhan yang telah diberikan dahulu tidak berubah,tetap, keduanya menjadi seorang dokter. Namun ada perbedaan perlakuan antara kedua manusia itu. Budi dengan usahanya yang gigih berhasil mendapat gelar “Dr.” di depan namanya. Sekarang dia dipanggil Dr. Budi (dokter Budi). Sedangkan Kun dengan usahanya yang bisa dibilang nihil juga mendapatkan gelar di depan namanya yaitu “dr”. Sekarang dia dipanggil dr-kun (baca: dukun) atau mbah dukun.

Meski dokter dan dukun memiliki kesamaan yaitu mengobati orang yang sakit. Namun sudah jelas, dipandang dari segi kehormatn dan pendapatan, jelas dokter lebih tinggi daripada dukun.....

Minggu, 07 Februari 2010

Kisah 2 Buah Biji

Di sebuah ladang yang subur, terdapat 2 buah bibit tanaman yang terhampar. Bibit yang pertama berkata, “Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku sangat dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, serta kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku.”
Dan bibit yang pertama inipun tumbuh, makin menjulang.
Bibit yang kedua bergumam. “Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman.”
Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.
Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan memakannya segera.
***
Teman, memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka, hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka, pilihlah dengan bijak.
Sahabat, tiap pilihan selalu ada resiko yang mengiringinya. Namun jangan sampai ketakutan, keraguan dan kebimbangan, menghentikan langkah kita.
ps. “Bukalah setiap pintu kesempatan yang datang mengetuk, sebab, siapa tahu, pintu itu tak mengetuk dua kali.”

Minggu, 31 Januari 2010

Mutiara Cinta

Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo'akannya walaupun dia tidak berada disisi kita.

Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta ...

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh,
penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah
mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehingga kamu kehilangannya.
Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi.

Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya.
Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati.

Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU.

Kemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya dan kemungkinan
apa yang kamu benci tersimpan kebaikan didalamnya.

Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri artinya bijaksana,
cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya Takwa.

Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta kedalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan.
Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.

Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai
perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.

Cinta adalah keabadian ... dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki.

Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu
objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan
meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta.

Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi
gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya.

Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu,
raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah
anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.

Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai
itulah yang sukar diperoleh.

Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.

Plurk

 
Copyright© wong geje